Enter Your Slogan Here: Lorem Ipsum Semblar un Simplificat Quam un Skeptic!
Showing posts with label memorable. Show all posts
Showing posts with label memorable. Show all posts

Saturday, May 19, 2012

Belanja Lagi, Jatuh Miskin Lagi..

Hari ini aku bangun jam 10 pagi. Tidur jam 5. Tanya kenapa? Karena kemarin aku hari terakhir shift siang, artinya pulang kerja jam 11 malam, nah kebetulan kita diajak makan sama zhuren (supervisor) nya Mas Ocho, Xu Bin, bareng sama anak buah dia yang lainnya di kelompok A. Akhirnya baru pulang sampe kamar hotel itu jam 2 dini hari, dan karena subuh sekarang 3.30, aku mainan aja hape sampe jam segitu, baru tidur jam 4-5.

Nah, rencana hari ini sebenarnya aku mau jalan sama Xu Gang, yang aku sebut si Jabrik karena rambutnya yang termasuk kategori Cina alay itu. Xu Gang ini juga karyawan Hantai (tentang para karyawan Hantai yang sekaligus juga merupakan teman bermainku di sini, lain kali aku bikin ceritanya khusus yaa) di bagian Utility. Tadi tiba-tiba dia telepon, bilang kalo hari ini hujan, jadi mau main di luar rasanya kurang sreg. Selain itu juga teman main lainnya yang orang Cina, hari ini pada lembur. Oke, jadi batallah aku sama kak Cutin main sama dia. Aku udah pewe aja di depan laptop dari sejak bangun tidur tadi, sampe tiba-tiba kak Cutin ngajakin main ke Auchan. Dia ini sebuah tempat belanja seperti Carrefour tapi lebih besar.  Maka setelah zuhur, pergilah aku, berempat sama kak Cutin, mas Dar, mas Ocho, belanja belanji di sana sesiangan..

Di mana ada aku, di situ ada kak Cutin. Aku gula, dia semut.


Waaw tiba-tiba nemu Jeanswest diskonan! :))


Foto-foto (kebanyakan) candid (pesanan), taken by mas Ocho :p
Aku beli snack mie-miean yang harganya sekitar rp 15.000 sebungkusnya. Gila, mahal bener!

Ini pasta-pastaan instan dari Nissin. Ada 3 rasa, tapi yang nggak mengandung pork cuma yang rasa seafood ini. Tak apa, ini udah cukup enak menurutku.

Si snack mie-miean yang mahal gila itu, ternyata rasanya gak beda jauh sama mie kering gopek-an di Indo.. -________-


Cuma belanja bahan makanan kayak bumbu kari jadi gitu, tepung-tepung buat goreng ayam dan sejenisnya, plus snack sedikit, aku habiskan 200 kuai sudah. Kalo buat makanan rasanya 200 gak berasa, tapi kalo beli barang lain, pikirnya bisa 2x, aku selalu heran ada takdir apa antara aku dengan makanan sih? Ada boneka lucu yang rasanya pengen banget aku punyain pun, dengan harga 39 kuai aku merasa sayang! *tepok jidat.

Pulang dari situ, tadinya mau mampir ke mie lorong pak haji, tapi karena hujan, yaudah jadinya makan di Auchannya, makan kongpao chicken set di Yonghe Dawang. Oh iya, mampir ke Jeanswest dulu sebagaimana terekam dalam gambar di atas. Beli kaos-kaos laki-laki yang rencananya mau buat oleh-oleh.

Yah, demikianlah kegiatanku hari ini :D sekarang dompetku langsung menipis seketika. Sisa bulan ini lagi-lagi mungkin aku harus sampai mengemis nasi ke kamar-kamar satu hotel... :')



Monday, October 10, 2011

Akhirnya, Dunia Kerja!

Hello, China! Kali kedua aku ke Cina, kali ini tujuannya kerja, bukan lagi belajar :) *yg dulu itu apa bener2 belajar..? hahaha :p

Ke Cina dua kali dalam satu tahun. Februari setelah lulus tahun ini, Maret aku dikasih kesempatan sama Allah memenuhi impianku untuk ke Cina dulu sebelum bener-bener kerja. Meskipun cuma 3 bulan, cukuplah untuk 'mencicipi' gimana rasanya hidup di Cina :) Tawaran tiba-tiba datang melalui Twitter, aku apply, dipanggil, test, wawancara, medical check up, nego gaji, ttd kontrak. Taraaa dan tiba2 aku udah resmi jadi pekerja di sebuah perusahaan, hal mana tidak pernah kubayangkan sebelumnya :| total aku 3x bolak-balik Cikarang-Depok dari proses test sampe ttd kontrak. 19 Sept mulai training, dua minggu setelahnya take off. 1 Oktober tiba di Cina, dan berikut catatan yang sempat kubuat "di sela-sela waktu padatku bekerja".. :)) *ketawa geli sendiri*


Jiaxing, 1 Okt 2011. 7:57 waktu Indonesia, 8:57 waktu Cina, malam.
Garudaku mendarat di Shanghai Pudong International Airport pagi tadi pukul 7 waktu Cina, 6 waktu Indonesia. Dari situ kami satu tim translator yang terdiri dari 5 orang, menyelesaikan prosedur di bandara, sekitar pukul 8 kami lanjut perjalanan ke Jiaxing, Zhejiang. Tidak sampai dua jam kemudian kami tibalah di Hankook Tire Jiaxing.
Jiaxing kota kecil, jalanan sepi sekali, tapi mungkin ini karena sedang hari libur nasional saja di Cina. Kebanyakan pelajar libur satu minggu penuh, 1-7 Oktober. Kami berharap kami juga libur jadi begitu tiba di kawasan pabrik, kami bisa istirahat dulu, beres-beres koper, mempelajari lingkungan sekitar, ke supermarket dulu membeli barang-barang kebutuhan pribadi, dsb. Minimal bisa tidur dulu, karena di pesawat tidurnya kan cuma tidur ayam L tapi ternyata tidak demikian. Kami langsung disuruh mengambil seragam, sepatu, lalu ikut briefing dengan para pekerja yang rupanya sedang ada konflik dengan pihak Hankook Tire. Setelah makan siang kami baru diantar ke asrama, taruh barang, aku sendiri sempat pasang seprai dulu, lalu kembali ke kantor. Telat 10 menit, Ms. Lim manajer kami yang orang Korea itu sudah pasang tampang tidak senang, “tepat waktu~” katanya.
Jarak antara asrama dengan kantor tidak jauh, jalan kaki mungkin tidak sampai 5 menit. Kawasan pabrik tampaknya tidak seluas yang kukira, juga lebih ‘hijau’, tidak segersang kawasan pabrik Cikarang. Kami datang saat di sini sudah masuk musim gugur, sering hujan. Cuaca dingin. Jiaxing kota kecil. Saat mobil masuk kawasan ini tadi dari tol, yang mana sepanjang jalan sepiiiiiinya banget-banget –sekali lagi kemungkinan besar ini karena Guoqingjie, hari kemerdekaan Cina-- tidak terlihat ada warung-warung atau rumah makan seperti dulu waktu aku di Fuzhou. Entahlah. Namanya juga baru sekali lewat, belum tahu benar kawasan sini sebenarnya seramai apa sesepi apa..

Pertama kali naik Garuda! Gratisan pula! Alhamdulillah hihihi..

Nyobain seragam pertama, biar kata kayak kader partai/satpam2an.. ._.


Jiaxing day 2, Okt 2nd 2011, Sunday, 3 pm waktu Cina
Malam tadi alhamdulillah bisa tidur nyenyak. Seperti saat seminggu pertama di Fuzhou, selalu tidur nyenyak, sampai ada desas-desus kalau asrama ternyata horror :p Hanya saja tadi malam sekitar jam 11 pintu diketok-ketok, ternyata Piao Yin-hua sama Luoting datang ngabsen, ternyata kalau malam dicek gitu satu-satu kamar. Terus tadi pagi pas bangun, kepala ternyata sakit sebelah L sedih bener. Sampe sekarang masih sakit gituu huaaaaah….
Jadi sekarang kan hari Minggu, seharusnya kita libur. Tapi minggu ini enggak L kata orang dari bagian trainingnya sih untuk pekan ini aja… semoga deh. Sarapan tadi pagi aku skip karena masih jam 7, masih baru bangun akunya, males siap-siap. Akhirnya bikin pop mie jam 11 :p terus makan siang jam 12. Makan di kantin lumayan enak, karena mereka menyediakan kantin khusus orang Indonesia, tampaknya sih masakannya lebih disesuaikan dengan lidah orang kita. Termasuk tanpa masakan berbabi. Kantin kami di lantai 2, pas hari pertama, aku sama Kak Cutin salah masuk, berduaan langsung ditatap seribu pasang mata. Hahah. Dan meskipun hari ini terhitung kerja, tapi ternyata para pekerja masih mogok karena masalah ketidakcocokan uang training. Alhasil, kami Cuma jalan-jalan di sekitar pabrik, nonton film sebentar (langsung balik kamar karena ngantuk gitu) dan beres-beres, terus aku ke minimarket di dekat kantin, gitu-gitu aja. Bosan…. K

Wednesday, April 13, 2011

I'm in China and they are Getting Married real soon!!!

7 Maret adalah hari pertama aku di Cina. Sekarang udah masuk tengah April.
Terasa benar kemudahan-kemudahan Allah berikan. RestuNya atas niatanku untuk ke Cina setelah lulus 3.5 tahun dari kampus.
Tapiiii...
tentang gimana aku bisa pergi ke sini, tentang gimana hidup di sini, dllnya.. itu entaran aja ceritanya.
Sekarang aku mau mengungkapkan dulu betapa amazednya aku saat ini.. detik ini juga... atas banyaknya berita bahagia yang kudapat selama aku di sini!

Teman-temanku, satu persatu mau menggenapkan agama. Sebut saja X, dikabarkan sama temanku si Y akan segera walimah Juni nanti. Ini masih rahasia, tapi proses lamarannya udah berlangsung. Aku dikasitau si Y krn aku lagi jauuhhhh dr tanah air.. nah dengan alasan yg sama, temanku lainnya, akhwat Z, mengabarkan kalo dia insyaAllah Juli (atau bulan apa ih aku lupa seketika nih) mau nikah juga. Subhanallah.. pada nikah muda, aku iri deh >,< hihi. Nah barusan ini, temanku 1 angkatan SMA dulu pun.. inisialnya R, mengabarkan dia bulan depan mau akad. Subhanallah banget gak tuh, bahkan.. bulan depan.... :O hihi. Alhamdulillah deh, aku mah ikutan seneng aja.. doa pun insyaAllah teriring untuk kalian semua, teman-temanku tersayang yang akan segera menyambut hari bahagianya :)

Oh, 1 kabar bahagia lainnya. Sahabatku Rini, sudah melahirkan 4 April lalu. Pun saat aku ga di sana.. Ah, betapa Allah maha menentukan segalanya :)

Tuesday, January 18, 2011

Bismillah dan Alhamdulillah :)

Hari ini banyak kejadian menggembirakan:


#1--> Hari pertama mulai ngajar lagi di Cilandak. Aku kangen Riza dan Yema, dua muridku yang menggemaskan itu ^^

#2--> Riza dan Yema terlihat senang menerima hadiah kecil dariku :)

#3--> Ritual saat pertama kali ngajar kembali setelah dipisahkan oleh liburan tadi terjadi lagi: pelukan sama Yema, erat-erat! >,<

#4--> Saat maghrib, karena aku lagi ga shalat, aku sempatkan diri cek SIAK kala Riza shalat berjamaah di bawah. Aku buka SIAK tanpa harapan, sungguh. Ternyata status akademikku sudah berubah, aku dinyatakan LULUS.. :)

#5--> Segera kasih tau siapapun yang lewat saat itu: Kanin jadi korban pertama kegiranganku ^^

#6--> Sempatkan diri sujud syukur.

#7--> Segera sms mamah papah mengabari kepastian wisudaku di 5 Feb mendatang :)

#8--> Sampai rumah, sungkem sama papa mama, papa elus-elus kepalaku :)

#9--> Tumben banget Riza nyapa aku di FB, hihi. Sekadar menanyakan apakah aku sudah pulang :)

#10--> Perjalanan pulang ke Depok dari Cilandak tadi, aku dapat Patas AC dalam waktu menunggu yang relatif singkat :)




Bismillah, insya Allah aku resmi menyandang gelar sarjana dan akan diwisuda 5 Februari 2011. Alhamdulillah atas kemudahan yang Allah berikan selama ini padaku. Semoga ilmu ini barokah, dan semoga Allah melancarkan jalanku atas niat memperdalam Bahasa Cina langsung di negerinya, secepatnya. Amin.




Sarah Hazimah, S. Hum





Sunday, January 16, 2011

Future

Hey ho! I'm coming back again, now after the second heartbreak. I wonder why I could fall in love (well not exactly love but almost into it laaa) so easily! hahah :p


Tapi kita sekarang mo ngomongin masa depan dulu. Take a deep breath.. here we go!

Jadi ceritanya, insyaAllah aku mo lulus dan wisuda Februari mendatang. Itu ga sampe satu bulan lagi lho dr sekarang. Aku skrg masih nungguin status siak berubah jadi "lulus" lalu baru bisa daftar wisuda online. Dapatkah kau membayangkannya? (Terjemahan bebas can you imagine? haha) Kayak yi zhuang yan (eh ini bener sekejap mata bukan ya? ouch lupaaaa!)  dan sekarang aku udah melewati 7 semester di FIB UI. Sastra Cina tercintahh. hihi. The good news is, aku insyaAllah akan duduk di bangku bertuliskan Cum Laude saat wisuda nanti! Amin amin ya Allah, lancarkanlah..

Tentang masa depan. Ngapain abis lulus? Well yaaa aku masih bingung gimana my future will be. Rencana terdekat adalah mo apply beasiswa ke Taiwan utk memperdalam Chinese 1 tahun di sana. Bingung mo apply for course apa s2 sekalian, tp I dont think I can make such karya ilmiah kaya thesis jd sudahlah ya course aja. Bahkan aku hindari skripsi, why should I even make thesis? Bete deh :( Jd besok Senin, insyaAllah aku ma Mujha mo ke kantor imigrasi bikin paspor. Eh ngurusin apply beasiswa ini ribed lho, aku mesti harus ke teto dulu sama temen2, ntar dikhawatirkan juga bakal harus medical check up dan jangan kira itu murah lho. huhu. Kemarin uda cari2 kertas hasil toefl itp yg kuikutin november 2009 lalu, dan alhamdulillah ketemu, like a miracle. Dan karena aku suka lupa thd angka, let me write down here that my score for ITP yg kemarin itu aku dpt 570, cukup bagus lha yaa... Jd ada ancang2nya kl besok2 mo ikutan tes toefl, I know my own record to break.

Good news selanjutnya, PA tercintaku, Ibu Ina, kemarin Jumat kirim sms ngabarin ada lowongan jadi pengajar tetap di UNS. No no bukan Solo, tapi Surabaya. Katanya mungkin aku bisa jd PNS lalu dpt beasiswa S2. Personally sih yaaa aku ga tertarik jadi pengajar. Makanya selama ini ambil privat aja. Walaupun ga kupungkiri ada kepuasan tersendiri saat ngajar public yg ga kudapat saat ngajar privat, hehe. Tapi aku selalu membayangkan mau kerja dgn komputer ajaaah :( ogah gitu berhadapan lgsg dengan byk orang. Heeuufthh.... Tapi ya tapi, rupanya setelah kubilang mama papa, mereka bilang coba ambil aja. Papa bilang kesempatan ga dtg 2x. Baiklah we'll see aja lah ya gmn ntar jadinya.. *see? phlegmatis banget dah!

Nah jadi segitu ceritanya. Aku harus tetep move on abis lulus ntar, ga jadi kasih waktu buatku xiuxi xiuxi santai2 dulu, bisa2 ntar malah keterusan! Mumpung masih muda, you gotta pursue what you should be pursuing kan. haha. Weile geng hao de weilai, yao yizhi yizhi jiayou ba!!!


*satu masalah lagi nih ya tak bocorin: sinopret blom beres2 dan masih akan menghantuiku bahkan setelah aku insyaAllah diwisuda nanti! uughhh,, like a nightmare! :O




Sunday, November 21, 2010

Juanda Pagi

sama papa, nopay, kakakku, dan anak mama no.3
lari-lari
main bola
ketawa-ketawa
teriak-teriak
dgn kepala sedikit pusing
sejak semalam
kurang tidur
jadi minum bodrex extra subuh-subuh

itu disebut
"a little happiness"

pagi ini aku bahagia
meskipun sakiit kepala
:)

Friday, November 12, 2010

I'm Officially 21 Today!

Dear God,
I really thank U for this chance U give to me, for I can live till this day :)
Hanya Kau yang tahu apa harapan, doa, tekad terbesarku di hari pertama usia baruku ini. Aku harap aku bisa meraihnya dan bukan harapan gombal semata.

Jumat ini aku sudah niatkan dari jauh-jauh hari, aku pengeeen banget melewatkan waktu bareng sahabat2 kampusku.. Karena sudah dari awal semester ini, ritual menghabiskan waktu bersama sepekan sekali yang dulu suka kami lakukan, ga pernah terlaksana lagi akibat jadwal kuliah kami yang ga sama lagi.

Ritual apa?
Bisa makan bareng, paling sering di Christine, atau nonton bareng, paling sering di rumah Aling. Saking favenya kita sama rumah dia (tempat nyaman posisi strategis), Yoan sampe bilang kalo "rumah Aling=rumah kita bersama"! Aih.. sekate2 banget gak siiih?? Kalo yang punya denger gimana?? haha :D

Hari ini aku traktir temen2 lunch di KFC. Nyamm... Bukan pilihan yang spesial, tapi apa boleh buat, rumah Aling deket bener sama KFC :p jadi praktis. Setelah itu, kami diskusi tentang cari dana dulu di rumah Aling, sembari milah-milah baju buat dijual Minggu nanti. Pas aku lagi njait sepasang baju yang robek, dan Uching sama Maria lagi diskusiin harga sambil milah-milah baju, Henny sama Tanti menghilang. Katanya ngambilin minum tapi minumnya udah sampe kok mereka ga balik-balik lagi. Sempet mo nyetusin itu ke Maria sama Uching, tapi lupa. haha. Eh, paaasss bener pas aku udahan kelar njait tu baju, si Aling sama Tanti muncul dari arah tangga dengan nyanyian "Zhu ni sheeengri kuaile!" dan kue tart di tangan Tanti. Wuaaahhh subhanallah, perasaanku tak tergambarkan, beneran deh gak nyangka sama sekali mereka bakal beliin kue dan so sweetnya nyurprise begitu! hihi


kue kopi yang manis2 dingin. nyaammmmm~~~

Aku benar2 berterimakasih sm mereka, sayangnya Luci ga ada :'( karena ga bisa ganti shift.  Bener2 berasa ada yang kurang.. Tapi aku harus traktir susulan buat dia! *teteup yeuh. 

Setelah acara perkuean, dilanjutkan dgn agenda utamanya: nonton film. Film yang ehm2 gitu deh >,< hihi. Tapi untuk soal film ini agak kurang etis kalo aku ceritain di mari, jadi mendingan kept secret aja deh, cukup kita berenam yang tahu. haha.  Setelah itu, abis solat maghrib, kita pulang deh. Aaaaaww hao kuaile de yitian o, wo yongyuan dou hui ba zhe yi tian jizhu zai wo xin li o! 


I 
heart
my pengyoumen :)

Sunday, October 31, 2010

Lingkaran Setan yang Jauh dari Dao


Seorang senior pernah berkata padaku, inisiasi itu bak lingkaran setan. Kalau kau masuk ke dalamnya, ga bisa keluar lagi dan memang tradisi ini sudah seperti mendarah daging, kemungkinan amat sangat kecil untuk bisa ditiadakan.

Seorang sahabat berkata padaku, marah-marah itu jauh dari Dao. Energi yang dikeluarkan sama sekali gaaaak positif! Saat ospek a.k.a inisiasi, maba-maba akan dimarah-marahi nggak jelas juntrungannya. Jadi ga aneh kalo ini jadi salah satu penyebab dia menentang acara model begini.

Inisiasi itu sebenernya apa sih?
Kata mbah google, inisiasi itu pemberian asi pertama kalinya untuk bayi. Nah berarti, para maba ini diibaratkan sebagai bayi-bayi yang baru masuk ke dunia kita si penginisiasi yang faktanya memang sudah senior dan pasti lebih tahu tentang dunia ini dibanding mereka si bayi-bayi.

Berarti, selanjutnya, yang harusnya dilakukan saat acara inisiasi maba adalah memperkenalkan dunia yang akan mereka masuki ini, agar mereka bisa survive. Kalau bayi gak bisa tumbuh tanpa sang ibu, maba pun sejatinya akan hilang seimbang kalau ga kenal seniornya. Benarkah? Well menurutku ada benarnya juga. Tetapi perlukah sang senior memarah-marahi si maba dan ngerjain mereka sebegitunya saat inisiasi? Tujuannya apa?

Dulu, aku sama sekali ga tau tentang apa yang biasanya dilakukan di acara inisiasi. Wajar kan kalau kemudian aku sakit hati begitu diperlakukan semena-mena sama para seniorku? Aku shocked sampai batas maksimal saat beberapa senior dengan semena-mena melecehkan keyakinanku. Oke ini bukan STPDN, ini sastra Cina FIB UI, makanya mereka ga main fisik tapi pindah ke mental, begitukah? 

Kejadian tiga tahun lalu ini kembali membayangiku saat aku yang sekarang posisinya sudah di jenjang paling atas alias senior tertinggi, kena giliran menginisiasi maba Cina 2010. Dibilang mendukung, aku sudah membulatkan tekad dari awal untuk ga mau bertindak yang merugikan diri sendiri semacam marah-marah sama para maba dan menyakiti orang lain seperti itu. Dulu malah ingiiin rasanya menghentikan tradisi macam ini. Tapi dibilang menentang, dua angkatan di bawahku banyak yang terkesan nggak menghargai dan menghormati kami seniornya. Di sini aku jadi berpikir apa sebenarnya memang begitu akibatnya kalau maba gak diinisiasi "parah"?

Tapi lagi-lagi aku mempertanyakan, perlukah marah-marah dan menyiksa para maba? Yang jelas, aku sakit ketika diperlakukan demikian. Dan kemarin saat dini hari maba-maba itu diperlakukan begitu, aku kaget sendiri karena aku sempet ngerasa nyesek. Hampir ga percaya saat aku bahkan terasa pengen nangis melihat "penyiksaan" itu. Aku berusaha menjauhkan diri dari atmosfer itu, tapi toh akhirnya kecemplung juga. Aku memang ga ikut teriak marah-marah tapi aku toh ikut tertawa saat mereka memperagakan nama cantiknya. Nama cantik yang lucu, bukan yang menjijikkan atau bahkan mengarah ke asusila.

Mungkin yang perlu dibenahi, rangkaian acara dalam malam-malam inisiasi itu ya. Bagaimana caranya agar junior menghormati senior sewajarnya, dan agar kami senior nggak jadi gila hormat juga.

Friday, October 22, 2010

Seringkali Tak Bisa Kontrol Diri...


Hari ini awalnya aku ngerasa excited, karena aku mau nyoba pertama kalinya ngajar Mandarin non-privat, alias di kelas. Ceritanya, aku ditawarin ngegantiin senior untuk ngajar ekskul Manda di Al-Haraki. FYI aja Al-Haraki ini sekolahnya adekku juga lho, anak mama no 3 yg namanya Rida itu :p
Sebenernya uda ditawarin dari 2x Jumat sebelumnya tapi aku selalu nolak, krn males! Jumat aku pgn abisin waktu sama Nopay aja maksudku, di rumah. Pas tawaran ke-3, senior ampe nelepon, jadi aku diskasin sama mama, dan akhirnya aku mau coba de ^^v
Fee emang ga bisa dibandingin banget sama honor privat, tapi rasanya beda aja gitu lho setelah dijalani :)

Nah... 90 menit ngajar di kelas yang awalnya aku sempet khawatir bakal lancar apa nggak, alhamdulillah bisa kuatasi. 5 anak yg masuk dari yg mestinya 9, semuanya kooperatif ;)

Yang gak kusangka justru kejadian setelah itu.
Sejatinya, jam 5 sore aku udah di rumah murid di Pondok Sukmajaya untuk privatin dia, ngegantiin temen yang lagi ga bisa ngajar. Selesai ngajar di Haraki jam setengah 4, perhitunganku aku bakal langsung pulang untuk solat asar (karena ada 3 anjing di rumah si murid dan solat di haraki ga pewe) trus langsung jalan lagi ke Pondok. Harusnya kalau sesuai rencana, jam 5 aku bisa ampe sana..

Tapi namanya manusia, selalu turut kehendak Allah aja..
Masih di Haraki, hujan uda turun dengan amat sangat banget2 derasnya sekali. Udah berapa hari ini sih kaya gitu, deras dan lama, bisa 4 jam lebih dari sore sampe malem. Dan bukan cuma deras, tapi juga disertai petir, kilat, plus banjir. Lengkap. Ujannya berupa curahan air besar2 gitu, bukan kaya gerimis angin..

Aku nebeng motor temen sesama pengajar ampe depan, niatnya ampe keluar di jl.Pemuda biar langsung nyebrang, naik 02. Tapi krn sepanjang di motor aku krukupan pake jas ujan si pengendara motor, ga ketauan dia lewat jalan mana. Tiba-tiba aku udah aja diturunin di sebuah jalan. Jalannya bercabang 2 di depan dan emang itu banyak dilalui angkot. Tapi ya Tuhan sumpah aku ga kenal jalan ini. Oh ternyata Kartini. Depan Puskesmas Pancoran Mas, seberang Apotek Depok. Kayanya agak familiar dgn apotek Depok tapi aku tetep bingung itu di mana. Kondisinya adalah hujan sudah membanjir sampe batas mata kaki kali ada tuh, aku berdiri megang payung di trotoar tempat aku diturunin. Maka bertanyalah aku sama abang2 fried chicken di trotoar itu. Ktanya aku mesti nyebrang, naik 05 ampe lampu merah atau halte untuk ke depok 2. Oh aku ngerti deh.. Tapi gimana mo nyebrangnya? Banjir euy.. hujan tambah gede banget.

Aku masih tabah di sini. Uda stengah 5 kurang 10. Cukup lama aku cuma mematung di trotoar itu, merasa asing, merasa bingung gimana nyebrang. Hujan makin deras, rok aku sampe betis uda basah, krudung uda basah banget, udah kuyup. Baju juga basah. Saking gedenya tu ujan. Akhirnya setelah lama, aku putuskan ga brani nyebrang karena banjir itu. Aku justru nyebrang ke arah tukang2 becak, ke toko tutup di belakangnya, mau neduh. Di sana ada 2 tukang becak yg lagi neduh. Aku diem. Menit2 berlalu, hujan malah tambah deras. Aku mulai panik. Aku sms temen ngabarin ga bisa ngajar gantiin dia. Dua abang becak di sampingku tadi, singkat cerita, bantuin aku nyari taksi. Yah aku putusin naik taksi aja, aku uda putus asa.. Tapi, ada kali 10an taksi, ga ada yang mau brenti (mungkin para supir taksi ga ngeh disetop abang2 becak gt, tapi aku bener2 meibanfa mo nyetopin, banjir banget.. jadi 2 abang becak itu aja yang berkubang banjir cariin aku taksi. Baik bener mereka.) Aku pun akhirnya maju ke daerah yang bisa ditapaki, berharap biar cepet dapet taksi--udah kadung basah pas nyebrang tadi dari kaoskaki sampe rok selutut. Taksi belom dapet, tiba-tiba aku ngerasa ada yang jalan2 ngeremet2 di dalam rokku, di daerah betis agak naikan lagi. Aku nggak ngganggep itu, tak kira cuma karena rokku kuyup aja airnya berasa jalan. Nah pas aku liat ke bawah, di daerah tapakan itu... banyak kecoaaaa......................... T_T aku histeris, langsung nendang2 kaki ke bumi, aku lari ke arah toko tutup tadi sambil kakiku tetep nendang2 bumi. Di situ aku ga bisa kontrol diri, aku paling ga tahan sama yg kaya gini, maka aku pun nangis. Bener2 ga kekontrol. Aku nangis ampe di sbelah abang becak itu, sambil tetep nendang2 pijakanku, khawatir binatang2 itu ada di dalem rokku. Si abang becak nenang2in, katanya uda pergi kecoanya, tapi aku tetep nangis syok sambil teriak2 kecoa.. (teriaknya ga sampe bikin orang2 nengok kok :| ). Astaga, aku ga pake celana panjang lagi di balik rok itu... T_T

Dan di situlah semuanya memuncak. Emosi yang dari tadi aku tahan, dari sejak aku tau aku nyasar di tengah hujan deras, dari sejak aku tau aku harus ngebatalin les privat... perasaan asing di tengah hujan itu... Semuanya memuncak saat binatang2 paling najis dalam hukumku itu menampakkan diri mereka yg menjijikkan itu... Bukan pertama kalinya kejadian kayak gini, aku dirembet-rembeti kawanan sejenis mereka, aku selalu shocked sampe batas maksimumku... Ini yang kedua kali di tempat umum, dan ketiga kali secara keseluruhan... huhuhuhuuuuuu T____T

Akhirnya aku ga tahan lagi. Nyebrang nerobos banjir, aku didampingi salah seorang abang becak baik hati tadi. Dapet taksi, Bluebird pula yang sekali duduk 6rb itu.. Tapi sebodo, aku uda ga mikirin duit. Makanya aku kasi si 2 abang becak tadi itu duit secukupnya juga atas kebaikan mereka. Begitu naik taksi, aku langsung nangis2 lagi. Bodo amat supirnya terlihat baik ini, bukan tipe iseng yg mau tauan urusan orang. Masih muda dan rada "keikhwanan" pula (lho?). Akhirnya, seiring taksi melaju, seiring tangisanku yang pecah lagi, aku update status FB yang ga enak dibaca itu. Sampe rumah langsung mandi keramas, 2x sabunan dan berkali-kali bilasan (teringat binatang2 ******* itu).  Udah kayak orang mandi buang sial aja. Setengah 6 baru solat asar, banyak2 istighfar atas caci maki yang kluar dari mulutku (biar gimana aku sebenernya sadar binatang ******* itu makhluk Allah juga T__T). 
Ah Ya Allah...... berat banget hari ini kulalui..

 NB. Di depan terminal, ada kejadian yg bikin aku bener2 terpana lho: segerombolan bocah laki2 berenang di banjiran itu. I mean, BERENANG. Di jalan raya yang digenangi air. Aku sumpah takjub banget. BERENANG yang bener2 pake gaya dada gitu model2nya..., ampe pala ama tangannya doank yg kliatan. BERENANG di banjiran di pinggir jalan raya. Aku takjub.. *sayang saking terpananya ampe ga sempet motret buat dijadiin bukti :\



Wednesday, October 13, 2010

Cerita yang Tertunda

Langsung aja euy.
Jadi gini, aku tu pas (kalo ga salah inget) awal2 september, pokoknya pas baru masuk kul abis liburan smester, menghadiri akad nikah temenku anak Arab, anak Formasi (brasa aneh bener, anggota ilegal kek aku dateng ke acara ini =_='). Nah datengnya sama Nurul, dan Oki.

Yang paling penting adalah apa yang kudapatkan hari itu. Bukan dari akad nikah si temen, tetapi rasa takjub aku sama Oki. Aku ngerasa, subhanallah banget, si Oki ini udah cakep, materi dapet, tenar pula (ini positif apa negatif ya? hehe) tapi aku ngerasa seiring dengan makin banyaknya limpahan yg dia dapet, yg brati juga cobaan kan, dia malah jadi makin shalihah lho (insyaallah, amin!).

Setelah sinetronnya ditayangin di tv, rasanya wajar aja kalo skrg dia jadi dikenal kan? Itulah yang kurasain, beda sekali pas jalan sama Oki dengan pas jalan sama teman2 lainnya. Meskipun dia belum setenar Marshanda ato sapa lah.

Oki: (bicara ke supir taksi) Pak, nanti kalo saya panggil lagi jemput ke sini, mau ya Pak?
Supir: Oh iya, makasih... (agak takjub malah si supir yang bilang makasih +,+) Mimpi apa saya semalem ya...
Aku: Jarang2 ya Pak, apa mo poto sekalian, Pak? (Oki langsung melototin aku. hihi)

*pantesan si Oki kaga mao naik angkot seperti yang kupikir semula

Di tengah jalan, pas mau menuju masjid tempat akad dari rumah sang mempelai,

Ibu2 yang lagi ngariung depan rumah2 mereka: Eh,.. itu si Ana, ya? Ana sini bentar donk...
Oki: (senyum2, nunduk, jalan cepet2)

Itu cerita tentang bedanya jalan ma dia dengan pas jalan ma temen2 aku yg lainnya. Orang2 ramaaah bener ke dia, ckckckkk....

Nah yg bikin aku kagum ke Oki, pas Oki disuruh makan sama ibu2 pihak penyelenggara pernikahan setelah akad usai. 

Oki: Lagi ga makan.. Shaum..
Ibu2: Oh, puasa bayar ya?
Oki: Bukan, Syawal. Bayarnya udah..

Selain itu, percakapan kami pas pulang. Kebetulan kita cuma berdua naik taksi yang tadi itu :P
Setiap aku pengen nanya2 tentang KCB, Oki pasti cuma bakal jawab sekadarnya. Selebihnya, Oki lebih antusias ngomongin apa2 yang dia dapet dari seorang kakak Murabbi tadi pas di nikahan si temen. Gimana dia pengen S2 tahfidz, gimana dia ada keinginan jadi hafizah.. Subhanallah!

Satu pesen Oki yang dia sampein pas ngobrol,

"Kata kak Santi, sebagai wanita, setelah kita menikah pasti kita bakal kehilangan banyak waktu untuk mengolah diri. Karena kita akan disibukkan dengan mengurus suami dll. Jadi mumpung kita masih sendiri, ayo kita banyak2 memaksimalkan mencari ilmu.. Biar suami kita nanti juga ga rugi dapetin kita."

Subhanallah gak si?? Secara fisik aja, siapa deh yg bakal ngerasa rugi dapetin Oki? :p hihi.
Oia dan satu lagi yang Oki sempet bilang,

"Oki tu ga suka sinetron!"

Hahaha :D
Si abang supir sampe amazed gimana seorang aktris bisa bilang kalo dia ga suka nonton sinetron :p

Wednesday, September 15, 2010

teaching private #2

second thing is they normally speak up what they are thinking.
it's not like us, again, indonesian, that mostly don't dare enough to say something they think could annoy others. right? ya depends on one's character, it does, but as far as i know we mostly think twice or even two nights :p when we are to say something bad.

this happened still on the first day i got there.
when i was going back home, we had a little chat -me and andrea. after this and that, i said to her that i am so sorry if my english isn't really good, i said i am used to be a passive learner. but she, lying on the floor, replied, "no, your english is okay, we can communicate well right?"  me-- :")

another example. 

one day when she was not in the mood to study, she made me accompany her who was facebook-ing. she showed me her friends at JIS, who one of them looked "a bit fat". i spontaneusly said, "this one is fat.." pointed at the one i was talking. you know how she responsed?? she stared at me like cannot believe what i just said, "o, you're so mean.."
glek. yaampun i said she was fat coz i thought i was fat, too, so i wouldn't have said nothing bad bout her friend?? 


then go on to the third thing ya, after this, when i come again later on updating the blog ;)

Thursday, August 5, 2010

Dokter Gizi (1)


berikut adl sepenggal kisah dr blog orang yg ga sengaja kutemuin pas googling, lalu kukopas. untuk perbandingan ajah :p

(...) Kelar dari Dokter Tri, gue ke apotek ajah langsung nebus disituh. Trus katanya lama, bisa2 sampe sejam lebih karena harus diracik dulu....BUSEEETTTT!!!!! Ya udah selama nunggu, gue keluar jajan2, trus liat2 papan dokter..trus gue inget deh kalo si Anita juga pernah ke dokter gizi disini dan dia bisa langsing.... Ya udah gue pelototin ajah tuh papan nyari nama Dr Titi (Gizi)..... jam 9-12...wah gue masih ada waktu ½ jam... Langsung gue lari ke pendaftaran dan langsung gue bayar dan naek lagi ke lantai 2 ke tempat Dokter Titi Gizi (ada Dokter Titi Mata soalnya...)...

Untung ajah gue tepat waktu. Dokternya lagi siap2 mo pulang!! Untung keburu. Dan untungnya dia mau nemuin gue yg dateng tanpa perjanjian dulu.



Ya udah, gue bilang dong kalo gue pengen ngurusin badan. Dia bilang gue ga gendut. Lah gue bilang gue “berat” banget.... Ya udah gue disuruh nimbang dulu. Pas nimbang, angka menunjukkan angka 60.5!!!! Stress deh guwehhh.... Trus diukur tingginya. 159 cm. Dia bilang iyah, gue overweight. MNURUT LOOOOHHHHH...!!! Ka pan tadi gue udah bilang....Eniwei trus gue disuruh nunggu sebentar, sementara si Dokter ini nyeting timbangan lain lagih...kaga cukup apa yah udah mempermalukan gue dengan timbangan tadi..... Trus gue disuruh naek timbangan yang ini.... Ternyata timbangan ini UNTUK NGUKUR KADAR LEMAK!!!! Buseeettt.. Kurang jelas apah kl gue berlemak banget????? Naek lah gue ke timbangan terkutuk ituh.... KADAR LEMAK GUE 35% standarnya? 30% hekekekeke.....!!!!! Tengsin gue sama timbangannya....

Udah dong, gue pikir udahan deh aksi mempermalukan gue....EH, Belom loch... Pinggang gue diukur juga....Pas diukur dokternya ngomong ginih “Iya yah....keliatannya langsing, badan atasnya kecil, tapi perutnya gendut” aih! Hampir gue cekek tuh dokteeerrrrr....!!!

Selesai insiden nyekek tuh dokter di pikiran gue. Si Dokter ngilang bentar ngaduk2 barang2 entah apaan tau yang ada di kardus.

Ga lama tuh dokter balik ke mejanya, dimana gue sudah menunggu dengan manisnya.
Di taro deh tuh di depan congor gue barang2 berbentuk buah2an dan daging yang rupa dan beratnya sesuai dengan menu diet gue.

Dia bilang dia akan mereview pola makan gue. Untuk melacak, dimana salahnya.

Dokternya nanya kalo pagi gue sarapannya apa. Gue bilang gue ga pernah sarapan. Gue biasanya cuma ngopi doang. Dia nanya lagi “Bikin kopinya gimana?” Gue pikir ga ada hubungannya nih, tapi gue jawab juga “kopi instant, susu low-fat cair, sama gula”. Si dokter nanya gulanya gula apa? Yaah gula pasirlah, masa iya gula jawaaaaa!!! Eh, maksudnya si dokter, gula pasir biasa ato low-cal (rendah kalori-red.)? Hehehehe, sambil mesem2 gue jawab gula biasa. Dia nanya lagi “berapa sendok?” tiga. “Sendok makan ato sendok teh?” Buset deh, sedoyan2nya gue sama gula gue masih waras kaleee...masa iya gituh gue bikin kopi satu gelas, gulanya 3 sendok makaaannn???? Tapi gue tetep nahan diri dengan menjawab dengan manis tapi tetep dengan penuh penekanan sampe ngeden “sendok teh DOK!”.

Menurut dokternya gue kudu makan pagi.

Trus dia nanya jam 9 gue ngemil apa? Gue jawab di kantor gue suka ada brownies, ato cheese cake ato gorengan ato kalo ga ada apa2 gue ngopi. Dokternya kaget! Disangka kerja di Bakery kali gue.... Trus dia nanya lagi “biasanya kalo jam 11an makan apa?” gue jawab “paling2 ngabisin yang tadi pagi atow kalo ga ngopi lagi”. Dokternya nebak “kopi susu lagi?”... Hyaiyalaaahhhh masa kopi tubruk...lo kira gue kenek!!! “Iya, dok” jawab gue.

Trus dia nanya makan siang gue. Gue jawab gue makan siang: Nasi, Daging atow ikan, capcay atow sawi ijo, sambel, tempe goreng, dan minumnya es teh manis. Si dokter ngangguk2. Gue curiga neh. Trus dia nanya lagi ke gue sambil nyodorin benda dari kapur sebesar serabi “Nasinya sebanyak ini?”.. Gue pusing! Banyak??? Itu??? Segitu dibilang banyak???? Gue jawab dengan kalem “engga, Dok” trus dokternya nanya lagi “dua kalinya?”...tambah mesem2 deh gue “engga, dok”...Eng...”ituh...kayanya....Empat kalinya, Dok”....GUE LIAT TUH DOKTERNYA NELEN LUDAH!!! Ga sopaaaannn...!!! Mungkin dia pikir, Buset! ini cewe apa sopir????

Lanjut, dokternya nanya aktifitas sore gue...maksudnya makan apa lagi nih perempuan gentong. Gue bilang gue ga makan apa2 dari makan siang sampe sore pulang kantor. Trus dia nanya “Pulang langsung makan?” “Hya engga lah Dok....” “Ngemil?” “Iya, paling ngemil”. “Ngemil apa?” tanya si Dokter. “Yah, kalo ga somay, indomie ato pizza...sepengennya ajah” Sumpah loch, si dokter membelalakkan matanya ga percaya... Trus diulang pertanyaannya “Ngemilnya apa?” yaah, gue jawab ajah santae tanpa dosa “Ya, itu tadi ngemilnya...”. “Somaynya berapa banyak?” “Sepiring”. “Indomienya?” “Semangkok” “Internet?” “Ooh engga sih Dok, telur ajah..” “Itu ngemil?” “Iya” Si dokter sibuk nyorat-nyoret kertas...
Sampailah ke pertanyaan makan malam. Gue bilang makan malem gue ga teratur dan ga jelas. Bisa makan sehat, bisa cuma makan mie goreng ato nasi goreng ato kwetiau goreng. Secara ga masak... Dia bilang itu ga sehat...YOU THIIINKKKKK??!?!?!?!?!?!

Setelah kelar nyorat-nyoret, dia kasih gue dua flyer. Yang satu takaran makanan. Yang satunya, yang paling gue takutin, takaran diet.

Engingeng.....!!!!

Jadi gue pagi kudu sarapan. 2 lembar roti pake telur rebus. Ih...ngebayanginnya ajah udah eneg. Ga boleh pake margarin. Ngopi boleh tapi pake gula Zero dan susu SKIM (eek!) Jam 9 dan Jam 11 gue boleh ngemil buah....Ngemil kok buah, yang engga2 ajah. Trus makan siang cuma boleh makan nasi sebanyak kue serabi itu, sayuran boleh banyak (yuck!), daging kecil ato ayam bagian paha tanpa kulit (mati gueh), tempe/tahu, dan ga boleh minum es teh manis.. cuwilakaaaaaaaaaaaaa eike...........Makan malem boleh, tapi nasinya lebih sedikit dari makan siang... auwh! Mau pengsan!

Tarik napas dalam-dalam....hembuskan.... inget-inget ini perjuangan mau langsing....!!!
Trus gue tanya, emangnya berat ideal untuk orang setinggi gue tuh berapa? Diitung2 gue harusnya cuma 53 kg!!!! Syintying!!!!! Gue kudu nurunin 7.5 kilo!!!!!!!!!!!!! Aih mak! Gue tetep harus jalan kaki 1 jam tiap hari, ditambah push up ato skotjam 50-100 per hari (boleh dicicil, kaya kredit!!!) Daaan, berhubung gue doyan makan, kalo istilah halusnya si dokter “selera makan gue bagus” jadi gue dikasih obat penahan nafsu makan. Namanya Reductil 10 mg. Jadi gue ga akan laper tuh katanya... Whuah, seneng banget dong gue....tapi kata si dokter, gue tetep kudu makan, karena walopun otak gw (yg ga seberapa gedenya ini) ga ngirim sinyal laper, tapi badan gue tetep butuh nutrisi. Begetoooh katanya.... sama dia ditambahin vitamin juga. Minumnya tiap pagi abis sarapan.

Gue pusing...gue pusing.... Abis dari dokter itu gue langsung ke apotik. Smangat banget gue nebus obat penahan lapar. Sekalian ngambil obat buat olesan tangan gue, yang ternyata sampe lewat sejam, belom kelar juga dikerjain...!!! Begitu nyampe dikasir, lemes. Langsing belum, dompet gue udah kering kerontang!!!!!! Awas ajah kalo ga langsing..!!!!

WISMILAK!!!! Ngerokok doooongg....

AAAAAAAAAAAAAAAHHHHH gue lupa nanya, selama diet masih tetep boleh ngerokok gaaa....???? AAAAAAAAAAAAARRRGGGGGHHHHH....!!!!!!!!



Daftar Diet Rendah Kalori Untuk Penurunan Berat Badan:

Pagi:
Nasi: 3/4 Gelas atau 2 Slice Roti Wholewheat. Telur 1 buah (50 g). Tempe 1 potong (25 g). Sayuran 1 gelas (100 g). Minyak: 1/2 sendok makan untuk menumis (5 g).
Jam 09.00: Snack I         Apel (1 buah)
Jam 11.00: Snack II        Crackers Jacobs (2 g)

Siang:
Nasi: 1/2 Gelas (75 g). Daging: 1 potong (75 g). Tempe 1 potong (Boleh diganti tahu) (25 g). Sayuran: 1 – 2 gelas (100-200 g). Minyak 1/2 sendok makan untuk menumis (5 g).
Jam 16.00: Buah (1)

Malam:
Nasi: 1/2 Gelas (75 g). Daging: 1 potong (75 g). Tempe 1 potong (Boleh diganti tahu) (25 g). Sayuran: 1 – 2 gelas (100-200 g). Buah 1 butir. Minyak 1/2 sendok makan untuk menumis (5 g).

Jam 21.00: Susu Non Fat 1 Gelas

Berhubung minggu ada acara makan-makan bareng anak2 kantor lama (Acemark) dan malemnya mao dinner di Hard Rock, jadi acara diet ditunda sampe senin....hekekekeke...yang begene neh mo langsiiinggg!!!!!!!!

setelah membaca ini, aku jadi tambah penasaran pgn ke dokter gizi! *bersambung ke dokter gizi (2)